Banda Aceh – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Sebanyak tujuh proposal penelitian siswa MAN 2 Banda Aceh berhasil lolos tahap review nasional Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 yang digelar oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional Kemendikbudristek RI. Seluruh proposal yang lolos berasal dari tim siswa kelas F4 dan F5, menunjukkan potensi dan antusiasme luar biasa para siswa peminatan MAN 2 Banda Aceh dalam dunia penelitian ilmiah.
Dengan keberhasilan ini, seluruh tim berhak melanjutkan ke tahap penelitian lapangan sebagai wakil madrasah di ajang OPSI tingkat nasional. Para siswa telah melewati proses seleksi ketat, bimbingan intensif, dan pengembangan proposal bersama pembimbing utama Khairul Amin, M.Sos dan Dr. Syamsul Bahri, MA.
Berikut daftar proposal siswa F4 dan F5 MAN 2 Banda Aceh yang lolos review dan siap dilanjutkan ke tahap penelitian:
- Framing Media Nasional terhadap Implementasi Syariat Islam di Provinsi Aceh (Aiya Fardhilla, Nada Faradisa)
- Eksplorasi Tingkat Adopsi dan Faktor Pendorong Snowplow Parenting pada Orang Tua Siswa Madrasah di Kota Banda Aceh (Siti Amrina Rasyada, Aprilisya Amalia)
- Persepsi Siswa Madrasah Aliyah di Banda Aceh terhadap Rencana Kembalinya Ujian Nasional pada Era Kurikulum Merdeka (Atayabila, Che’ Taufik Maulana)
- Studi Tingkat Literasi Keuangan Syariah Remaja di Banda Aceh (Alfarabi, M. Pasha Rahmatilah)
- Adaptasi dan Ketahanan Usaha Kerajinan Rotan di Aceh Besar terhadap Persaingan Produk Modern (Nafya Fathinna, Anida Maqfirah)
- Dari Senjata ke Kata: Pengaruh Sejarah Kekerasan terhadap Pembentukan Kosakata Bahasa Aceh (Sonia Shaista Nafisa)
- Illiza Effect dan Respon Remaja Perempuan Aceh terhadap Penguatan Wacana Syariat Islam melalui Razia Sosial di Banda Aceh (Zikra Ul Husna, Najiya Ali)
Kepala MAN 2 Banda Aceh, Dr. Muzakkar Usman, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi para siswa serta dedikasi guru pembimbing. “Kami sangat bangga atas capaian luar biasa ini, terutama karena seluruh tim berasal dari kelas F4 dan F5, yang mampu menunjukkan daya saing dan kecakapan dalam riset ilmiah sejak dini. Semoga proses penelitian selanjutnya berjalan lancar dan membawa manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta nama baik madrasah di tingkat nasional,” ujarnya.
Keberhasilan siswa MAN 2 Banda Aceh ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga aktif mendorong pengembangan soft skills, kemampuan berpikir kritis, dan karakter ilmiah. Madrasah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar para siswa dapat menjalankan penelitian hingga tahap akhir dan menghasilkan karya yang berdampak luas.
Selamat kepada seluruh siswa F3 dan F4 serta pembimbing!
Teruslah berkarya dan harumkan nama madrasah di kancah nasional!



